JAKARTA – Kasus Covid-19 di dunia masih mengalami peningkatan setiap harinya. Melihat fenomena itu, perusahaan pembuat masker, 3M menyatakan akan memproduksi produk kesehatan itu lebih banyak.
“Kami meningkatkan kapasitas. Kami membuat lebih banyak respirator N95 daripada sebelumnya, dan kami akan terus menambahkan beberapa kapasitas saat kami memasuki akhir tahun, hingga tahun depan, " kata Chairman and CEO 3M Mike Roman seperti dilansir dari CNBC, Rabu (28/10/2020).
Baca juga: Sri Mulyani Tegaskan Uji Vaksin Covid-19 Harus Lewati Standar Keamanan WHO
Dia menjelaskan masker yang diproduksi perusahaannya memiliki kualitas tinggi untuk melindungi tenaga medis dari infeksi virus corona. Dirinnya menargetkan untuk memproduksi masker N95 sebanyak 2 miliar hingga akhir tahun nanti.
Meski begitu, jumlah sebanyak itu masih belum mencukupi, sehingga kekurangan alat pelindung diri kerap dialami para petugas medis. Hal ini seperti dirasakan di Amerika Serikat karena pasien rawat inap di 36 negara bagian mengalami peningkatan.
Baca juga: Menko Airlangga Siapkan Road Map dan Master Plan Penggunaan Vaksin Covid-19
Pakar kesehatan masyarakat telah menekankan pentingnya orang yang memakai penutup wajah untuk memperlambat penularan virus. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit mengatakan masyarakat umum tidak boleh memakai N95 untuk mencadangkan pasokan untuk petugas kesehatan.