Kebijakan Joe Biden Dianggap Lebih Market Friendly

Ferdi Rantung, Jurnalis
Selasa 03 November 2020 15:08 WIB
Joe Biden (Foto: Instagram Drbiden)
Share :

JAKARTA - Saat ini semua mata dunia sedang tertuju pada Pemilu Presiden Amerika Serikat antara Donald Trump dan Joe Biden. Siapa pun yang terpilih akan dapat mempengaruhi ekonomi dan pasar saham di dunia.

Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan dari kedua kandidat tersebut, pelaku pasar lebih cenderung untuk memilih Joe Biden. Sebab, dari segi kebijakan stimulus, Joe Biden akan mengeluarkan stimulus lebih besar dibandingkan Donald Trump.

Baca Juga:  Hasil Pilpres Amerika Jadi Penentu Perang Dagang

"Jika dilihat dari kerjakan yang ditawarkan saat debat, kebijakan Joe Biden lebih market friendly dibandingkan oleh Trump," katanya dalam Market Review IDX Channel, Selasa (3/11/2020).

Dia menambahkan, ketika Donald Trump menjabat jadi Presiden AS ada kebijakan yang mendukung pelaku pasar dan ada juga yang tidak. Sehingga hal ini menimbulkan ketidakpastian pelaku market.

Untuk diketahui, puluhan juta pemilih mendatangi tempat-tempat pemungutan suara (TPS) di seluruh negeri untuk menentukan apakah mempertahankan Presiden Donald Trump sebagai pemimpin negeri Paman Sam selama empat tahun mendatang, atau menggulingkannya dengan memberi dukungan pada penantang dari Demokrat, mantan Wakil Presiden Joe Biden.

Di tengah pandemi virus corona yang tak terkendali di AS, lebih dari 97 juta warga telah memberikan suara lebih awal. Jumlah itu melampaui dua pertiga dari seluruh penghitungan suara pada pemilu 2016 dengan hampir 139 juta suara yang masuk ketika Trump secara tak terduga mengalahkan Hillary Clinton dari Partai Demokrat dan menguasai Gedung Putih.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya