JAKARTA - Pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan DKI 2020 dan APBD 2021 masih terus dilakukan secara paralel. Prioritas kegiatan untuk penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, fokus kegiatan APBD Perubahan 2020 dan APBD murni 2021 adalah membantu per cepatan perekonomian di Jakarta. Hal itu bisa terlihat dari serapan anggaran.
Baca juga: RI Resesi Lagi sejak 1998, Begini Nasib Ekonomi di Akhir Tahun
Pada tahun anggaran 2020 ini, belum ada Provinsi di Indonesia yang serapan anggarannya mencapai 50 persen lantaran pandemi Covid-19. Tetapi DKI Jakarta menjadi salah satu Provinsi yang mampu mencapai 45 persen serapan anggarannya pada semester I ini.
"Kami yang di Jakarta ini termasuk yang paling optimal di dalam memanfaatkan anggaran," kata Anies di DPRD DKI Jakarta, Jumat (6/11/2020).
Baca juga: Indonesia Resesi, Banyak Pekerja Dirumahkan Tanpa Digaji
Anies menjelaskan, prioritas pada anggaran lebih menyentuh terhadap program terkait dukungan untuk ekonomi mikro, dan tenaga kerja yang bisa menggerakan efek ekonomi ke bawah.