Akhirnya, Market Berhasil Cetak Kinerja Positif Sebelum Tutup Tahun 2021

Fitria Dwi Astuti , Jurnalis
Rabu 16 Desember 2020 18:37 WIB
Foto: Dok Okezone
Share :

JAKARTA - Pandemic covid-19 dampaknya sangat luas. Bukan hanya di sektor keuangan, pun demikian di pasar modal.

 Menurut Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal II Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Yunita Linda Sari, pada awal Maret 2020, pasar modal Indonesia sudah mengalami fluktualitas atau volatilitas.

"Maret kita alami penurunan IHSG yang sangat dalam. Kalau dihitung itu hampir 50% dari akhir tahun 2019 dan kita sempat hit ke level 3.900-an waktu itu," kata Yunita dalam acara IDX Channel bertema Update Kebijakan dan Pengawasan Sektor Pasar Modal, Rabu (16/12/2020).

 Bukan hanya di secondary market atau ekuitas market saja, lanjut dia, tetapi di sektor reksadana juga mengalami penurunan signifikan.

 Meski demikian, dengan berbagai kebijakan yang dilakukan perlahan pasar modal Indonesia sudah mulai menunjukkan peningkatan yang positif.

 Per 14 Desember saja, IHSG sudah kembali ke posisi 6.000-an walaupun tak sebesar akhir tahun 2019. Kala itu, IHSG masih mengalami pertumbuhan negatif 4,5%.

 Sementara reksadana, per 14 Desember sudah mengalami kenaikan Nilai Aktiva Bersih (NAB) sekitar 3,8% sedangkan jumlah produk reksadana mengalami kenaikan 1,5%. 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya