Erick Thohir Siapkan Strategi Besar agar BUMN Survive

Oktiani Endarwati, Jurnalis
Rabu 16 Desember 2020 11:27 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir (Okezone)
Share :

JAKARTA - Kondisi BUMN saat ini sama seperti dunia usaha swasta lainnya. Di mana terdampak cukup berat akibat pandemi Covid-19.

Menurut Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, hanya sektor telekomunikasi dan himbara saja yang mungkin dalam posisi sustain. Sementara sektor lainnya mayoritas dalam posisi yang sangat berat.

 Baca juga: UMKM Manfaatkan UU Cipta Kerja, Bisa Dapat Proyek dari BUMN

"Seperti kereta api, airport, terjadi penurunan jumlah penumpang, pengurangan travel, ini akan sangat terpengaruh pada kondisi saat ini," ujarnya dalam acara Indonesia Digital Conference (IDC) 2020 secara virtual, Rabu (16/12/2020).

Erick melanjutkan, saat ini pihaknya tengah mereview kembali strategi besar agar BUMN bisa survive. Pertama, survival dan keberlangsungan hingga kuartal II tahun 2021 dalam melindungi BUMN strategis dan BUMN yang terdampak Covid-19.

 Baca juga: Cerita Erick Thohir soal Kerja 7x24 Jam

"Jadi bagaimana melindungi BUMN strategis yang terdampak Covid. Kemudian pembentukan klasterisasi yang tadinya 27 sekarang 12 tapi supply chain kita gabungkan. Dan yang penting adalah memperbaiki GCG BUMN beserta restrukturisasi operasional," jelasnya.

Dia menuturkan, hingga kuartal II tahun 2022, pihaknya akan melakukan restrukturisasi dan realignment dimana terus memperbaiki portofolio dengan restrukturisasi korporasi yang bertujuan untuk melakukan konsolidasi dan simplifikasi.

"Jangan ribet-ribet tetapi ini yang membuat kita sustain supaya bisa berlari dengan cepat. Tentu yang tidak kalah penting adalah dengan adanya Covid-19 model bisnis berubah. Ini yang saya tekanan bahkan inovasi model bisnis baru harus dipelajari," tuturnya.

Erick menambahkan, hingga tahun 2024 diharapkan inovasi dan transformasi sudah terjadi dengan menciptakan kesempatan partisipasi sektor swasta dan melakukan spesialisasi BUMN dengan tujuan komersial dan sosial.

"Kita buat ekosistem yang baik dengan semua. Karena itu kita harus bergotong royong menyelesaikan Covid-19 tetapi transformasi di dunia usaha tetap berjalan dengan baik," tandasnya.

(Fakhri Rezy)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya