PPKM Diberlakukan, Apindo Tegaskan Keberhasilannya Tergantung Implementasi di Lapangan

Kunthi Fahmar Shandy, Jurnalis
Senin 11 Januari 2021 17:16 WIB
Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat. (Foto: Okezone.com)
Share :

JAKARTA - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali dinilai memberi dampak pada perekonomian dan menimbulkan kemunduran lagi. Meski demikian, pelaku usaha yang tergabung dalam Apindo memaklumi hal tersebut.

"Namun ini dipahami karena dalam situasi sulit, di mana angka Covid terus meningkat dan tidak ada kecenderungan turun. Bahkan rumah sakit juga sudah mulai mendekati ambang batas jadi kalau tidak ada pembatasan khusus kemungkinan tenaga kesehatan kita juga tidak bisa menampung," kata Ketua Bidang Kebijakan Publik Apindo Sutrisno Iwantono, di Jakarta, Senin (11/1/2021).

Baca Juga: PPKM Jawa-Bali Berlaku, Awas Rupiah Semakin Tertekan

Saat ini, yang diinginkan adalah satu wacana yang tidak dipukul rata adanya PPKM ini. Hal tersebut lantaran tidak semua sektor ekonomi "diketatkan" dengan cara yang sama.

Menurut Sutrisno, ada sektor sektor tertentu yang bisa dilonggarakan. "Ini juga memungkinkan ekonomi kita tetap tumbuh sementara upaya kita untuk menambal kebocoran akibat pandemi bisa segera dilakukan," ungkap dia.

Baca Juga: 7 Provinsi dan 73 Kabupaten/Kota Berlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat

Lebih lanjut, dia menuturkan, pengetatan itu sangat bergantung pada implementasi di lapangan. Jika dilakukan pengetatan tapi masih ada perkumpulan di mana-mana juga tidak akan memberikan dampak signifikan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya