"Di seluruh pasar aset, optimisme tentang pertumbuhan tinggi itu tepat. Kami melihat dolar melemah karena pertumbuhan global akan menjadi lebih baik, neraca perdagangan memburuk dan Federal Reserve akan mempertahankan kebijakan moneternya yang mudah," ujar Manajer Portofolio plPendapatan Brandywine Global Investment Management, Anujeet Sareen, dilansir dari Reuters, Jumat (22/1/2021).
Dolar biasanya merugi terhadap rekan-rekan utamanya pada saat ekspansi global, ketika investor cenderung mengambil lebih banyak risiko. Indeks dolar pun turun 0,2% menjadi 90,19, setelah menyentuh level tertinggi dalam satu bulan.
(Feby Novalius)