Ini Risiko Sertifikat Tanah Elektronik

Reza Andrafirdaus, Jurnalis
Kamis 04 Februari 2021 05:16 WIB
Sertifikat Tanah Jadi Elektronik. (Foto: Okezone.com)
Share :

JAKARTA - Sertifikat tanah elektronik dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) dinilai memiliki beberapa risiko. Karena BPN akan menarik sertifikat tanah asli untuk diganti versi digital.

"Sebenarnya sertifikat asli tetap harus dipegang pemilik. Selama ini yang asli dipegang pemilik saja banyak yang palsu apalagi tidak dipegang," ujar Pengamat IT Heru Sutadi menilai inovasi, saat dihubungi MNC Portal Indonesia, di Jakarta.

Karena itu, dia juga mengingatkan agar BPN harus mau mengembangkan teknologi blockchain. Jadi sertifikat didukung data elektronik dan tidak bisa diubah sembarangan.

"Sekarang ini banyak masalah karena antara data di BPN dan di lapangan berbeda. Juga banyak tanah yang tidak ada sertifikatnya. Justru ini yang harus diperbaiki," jelasnya.

Baca Selengkapnya: Sertifikat Tanah Elektronik, Ini Risikonya

(Feby Novalius)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya