Menko Airlangga: Kita Melihat Sinyal Positif Pemulihan Ekonomi

Michelle Natalia, Jurnalis
Jum'at 05 Februari 2021 14:43 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (Foto; Setkab)
Share :

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) baru saja merilis hari ini bahwa ekonomi Indonesia terkontraksi sebesar -2,07% secara year-on-year (yoy). Kendati demikian, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto tetap menyikapi situasi tersebut dengan optimis.

"Kita sebenarnya sudah melihat sinyal positif pemulihan ekonomi, secara quarter-to-quarter(qtq) sudah membaik dari yang awalnya -5,2% ke -2,19%. Kinerja domestik juga mulai menunjukkan perbaikan. Di 2021, ekonomi diperkirakan tumbuh di kisaran 4,5 hingga 5,5%," ujar Airlangga dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Jumat (5/2/2021).

 Baca juga: Ekonomi Indonesia Minus, Pencairan Bansos Tunai Dipercepat

Dia mengatakan bahwa produsen merespon perbaikan permintaan domestik dengan melakukan investasi walaupun Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) tetap terkontraksi -6,15% yoy. Angka ini sedikit lebih tinggi dari kuartal sebelumnya di -6,48% atau tumbuh 4,19% secara qtq.

"Berbagai usaha mengalami perbaikan kinerja akibat perbaikan kinerja domestik, di saat yang sama optimisme pemulihan permintaan global mendorong peningkatan sektor usaha domestik," ungkap Airlangga.

 Baca juga: Menko Airlangga Ramal Ekonomi Kuartal I-2021 Tumbuh 1,6%-2,1%

Meski sektor manufaktur terkontraksi -3,14%, dia mencatat bahwa sektor pertanian tumbuh positif 2,59% yoy. Lalu industri farmasi, kimia, dan obat tradisional tumbuh 8,45% yoy akibat permintaan produk kebersihan dan kesehatan yang melonjak. Industri makanan dan minuman, meski restoran dan pariwisata terganggu, tetap tumbuh 1,66%. Untuk sektor hortikultura, permintaan CPO mengalami peningkatan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya