Bisnis Pertukaran Awak Kapal di 5 Pelabuhan, Negara Bisa Untung Rp10 Triliun

Taufik Fajar, Jurnalis
Rabu 17 Februari 2021 21:27 WIB
Kapal (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Pemerintah Indonesia mengincar potensi penerimaan negara dari layanan pertukaran awak kapal (crew change) yang diperkirakan mencapai sekitar Rp10 triliun.

Hal itu disampaikan oleh Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Basilio D. Araujo.

Pihaknya juga menyepakati dibukanya lima pelabuhan titik crew change, yakni di Batam, Merak, Tanjung Priok, Benoa dan Makassar.

"Jadi Indonesia bisa dapat potensi pendapatan negara antara Rp5 triliun-Rp10 triliun kalau kita bisa layani fasilitas turun naiknya pelaut," ujar dia dalam konferensi pers virtual, Rabu (17/2/2021).

Baca Juga: Pelaut RI Bisa Sumbang Devisa Rp151 Triliun 

Dia mencontohkan hitungan estimasi penerimaan negara dari kegiatan crew change di Batam atau Selat Malaka yang setiap tahun dilewati sekitar 90 ribu kapal.

Kemudian, kata dia dngan estimasi ada lima hingga 10 awak kapal yang naik turun, di mana pengeluaran satu orang sekitar Rp5 juta. Maka negara bisa memperoleh Rp2 triliun hingga Rp5 triliun setiap tahun.

"Hal ini baru di Selat Malaka, padahal sebenarnya potensi di Selat Malaka bisa lebih dari itu. Dan potensi di Selat Malaka sekarang itu bisa lakukan penukaran awak kapal antara 200-300 orang," ungkap dia.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya