Selain itu, investasi portofolio net inflows sebesar USD2,2 miliar dolar AS, setelah pada triwulan sebelumnya net outflows sebesar USD1,9 miliar.
Perkembangan positif tersebut terutama didorong oleh aliran modal masuk neto pada Surat Utang Negara (SUN) berdenominasi Rupiah. Sementara itu, transaksi investasi lainnya defisit cukup besar akibat peningkatan pembayaran pinjaman yang jatuh tempo serta penempatan simpanan dan aset lainnya di luar negeri. Dengan perkembangan tersebut, transaksi modal dan finansial pada triwulan IV 2020 mencatat defisit rendah sebesar USD0,9 miliar (0,3% dari PDB).
(Kurniasih Miftakhul Jannah)