"Memang akan ada euforia di masa awal setelah pengumuman. Saham properti ini murah sekali dan sudah terpukul cukup dalam," ungkapnya.
Baca juga: DP Rumah 0%, Pengembang: Perlu Ada Kreasi Pulihkan Ekonomi
Di sisi lain, pemerintah juga memberikan diskon Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) untuk kendaraan bermotor pada segmen kendaraan dengan cc kurang dari 1.500 untuk kategori sedan dan 4x2 secara bertahap. Menurut dia, sektor otomotif akan lebih dulu dilirik konsumen dibandingkan properti.
"Polanya nanti mobil dulu, setelah itu mobil, baru properti. Jadi properti mungkin kuartal ketiga atau keempat baru kelihatan geliat penjualannya. Perusahaan properti sudah turun cukup dalam dan ada sentimen spekulasi. Jadi rawan profit taking," jelasnya.
(Fakhri Rezy)