JAKARTA - PT Waskita Karya (Persero) merampungkan perjanjian divestasi dua ruas tol. Pertama, jalan Tol Semarang-Batang kepada RDPT Samuel Aset Manajemen Jalan Tol dan kedua, Tol Medan–Kualanamu - Tebing Tinggi (MKTT) kepada investor Hong Kong.
Setelah dua ruas tol ini, masih ada beberapa yang akan didivestasikan. Mengingat, targetnya ada 9 ruas tol yang akan dilakukan divestasi atau dijual sahamnya kepada para investor lokal maupun luar negeri.
Baca Juga: Waskita Jual 30% Saham Tol Medan-Tebing Tinggi ke Investor Hong Kong
Asal tahu saja, secara keseluruhan, total panjang jalan tol yang akan dilepas sepanjang 483,3 kilometer (Km). Adapun rincian 9 ruas tol yang bakal dijual yakni yang pertama adalah Medan- Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT) Seksi 1-7 dengan panjang 61,70 kilometer dengan porsi kepemilikan saham 30%.
Kemudian ada Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat Seksi 1-6 sepanjang 143,25 Km dengan kepemilikan saham 30%. Lalu ada Cibitung-Cilincing Seksi 1-4 sepanjang 34 Km dengan porsi kepemilikan saham 55%.
Baca Juga: Jual Saham Tol Rp824 Miliar, Waskita: Peluang Investasi RI Tak Terhitung
Selanjutnya ada ruas tol Cinere-Serpong Seksi 1-2 sepanjang 10,14 Km dengan porsi kepemilikan saham 35%. Ada Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) Seksi 1-4 sepanjang 54 Km dengan kepemilikan saham 99,9%.
Berikutnya, Depok-Antasari (Desari) Seksi 1-3 sepanjang 27,95 Km dengan porsi kepemilikan saham 25%. Selanjutnya ada Pemalang-Batang Seksi 1-2 sepanjang 39,2 Km dengan porsi kepemilikan 60%.
Lalu ada Batang-Semarang Seksi 1-5 sepanjang 75 Km dengan porsi kepemilikan saham 40%. Dan terakhir adalah ruas tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar Seksi 1-4 sepanjang 38,29 Km dengan porsi kepemilikan saham 99,9%.
“Untuk yang lainya belum bisa kita disclose. Iya benar targetnya 9 (ruas tol yang mau dijual),” ujar Corporate Secretary PT Waskita Toll Road (WTR) Alex Siwu saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Rabu (10/3/2021).