Penyaluran Kredit Bank Swasta dan Asing Melempem, Ketua OJK: Ini Kenapa?

, Jurnalis
Kamis 25 Maret 2021 16:46 WIB
Bank (Foto: Shutterstock)
Share :

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan sedang mencermati rendahnya penyaluran kredit di Bank Umum Swasta Nasional (BUSN) dan bank asing hingga Februari 2021.

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan, balance kredit (saldo kredit) untuk BUSN hingga Februari 2021 minus 5%, sedangkan bank asing mencapai minus 25%.

“Pertumbuhan kredit yang sudah positif di BUMN sekitar 1% dan BPD 5,6%. Justru bank swasta nasional dan bank asing yang balance kreditnya masing-masing minus 5% dan minus 25%. Jadi kami menaruh perhatian betul untuk yang swasta ini, kenapa demikian? Akan kami lihat secara detail, debitur per debitur, kenapa?, dan ini tugas OJK supaya ada jawabnya,” ujar Wimboh dalam temu Stakeholder untuk Pemulihan Ekonomi Nasional seperti dilansir Antara, Jakarta, Kamis (25/3/2021).

Baca Juga: Penyaluran Kredit Perbankan Dipantau, Target Tahun Ini Tumbuh 7,5% 

Meskipun demikian pertumbuhan kredit sudah terlihat positif di kelompok Bank BUMN dan Bank Pembangunan Daerah (BPD).

Bank BUMN dan Bank Pembangunan Daerah (BPD) melanjutkan tren pertumbuhan masing-masing sebesar 1,5% (yoy) dan 5,75% (yoy), dari posisi Januari 2021 masing-masing sebesar 1,45% (yoy) dan 5,68% (yoy).

Secara umum, OJK melihat permintaan kredit terutama dari debitur korporasi belum sepenuhnya pulih.

“Kredit (perbankan nasional), pertumbuhannya masih minus dua persen di Februari karena debitur besar balance kredit-nya turun, karena modal kerjanya tidak memerlukan sebesar sebelum COVID-19,” ujar dia.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya