Namun, Wimboh meyakini pelemahan itu akan segera pulih karena terus membaiknya kondisi pandemi COVID-19 di Tanah Air yang di antaranya disebabkan meluasnya program vaksinasi COVID-19.
Dia masih optimistis pertumbuhan kredit perbankan masih sesuai dengan Rencana Bisnis Bank (RBB) tahun ini sebesar 7,5%. Pertumbuhan kredit sebesar di titik tengah 7,5% diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sesuai target pemerintah di kisaran 5%.
“Kami melihat likuiditas tidak masalah. NPL (rasio kredit bermasalah) juga masih terkendali, dan kita bisa tumbuh lebih baik di 2021,” ujarnya.
(Dani Jumadil Akhir)