NEW YORK - Tiga indeks utama Wall Street mencatatkan kenaikan kuartalan keempat berturut-turut karena investor menantikan rincian rencana stimulus infrastruktur yang akan diberikan oleh Presiden Joe Biden. S&P 500 dan Nasdaq naik didorong keuntungan saham teknologi.
Pemulihan ekonomi AS yang cepat mendukung Wall Street selama kuartal tersebut, bahkan ketika investor gelisah tentang hiruk pikuk perdagangan ritel dab lonjakan imbal hasil Treasury dan hedge fund AS yang bangkrut.
Baca Juga: Wall Street Merosot Terseret Saham Teknologi
Pada perdagangan Rabu, S&P 500 hampir mencapai level 4.000 untuk pertama kalinya. Indeks teknologi S&P 500 memimpin kenaikan sektor, sementara sektor energi turun dan merupakan sektor terlemah pada hari itu.
"Tren yang kita lihat hari ini adalah investor berputar kembali, berorientasi pada pertumbuhan yang telah sedikit terpukul selama beberapa minggu terakhir ini karena rotasi yang mendasari menuju pembukaan kembali saham ekonomi," kata Kpala Investasi RDM Financial Group, Michael Sheldon, dilansir dari Reuters, Kamis (1/4/2021).
Baca Juga: Wall Street Mixed, Indeks Nasdaq Turun 79 Poin
S&P 500 mencapai rekor harian, mendekati 4.000 poin. Untuk kuartal tersebut, Nasdaq berkinerja buruk di dua indeks utama lainnya karena investor bertukar saham yang orientasi pada pertumbuhan dengan saham underpriced dianggap paling diuntungkan dari pembukaan kembali ekonomi.
Dow Jones Industrial Average turun 85,41 poin atau 0,26% menjadi 32.981,55. S&P 500 naik 14,34 poin, atau 0,36% menjadi 3.972,89 dan Nasdaq Composite bertambah 201,48 poin, atau 1,54%, menjadi 13.246,87.
Untuk kuartal, Dow naik sekitar 8%, S&P 500 naik 6% dan Nasdaq naik 3%. Sedangkan secara bulanan, Dow menambahkan sekitar 7%, S&P 500 naik 4% dan Nasdaq naik 0,4%.