Cerita Kartini Masa Kini di Sektor Energi

Giri Hartomo, Jurnalis
Rabu 21 April 2021 21:06 WIB
Kilang Minyak (Foto: Reuters)
Share :

Bukan hal mudah untuk dapat mengoperasikan SPBG dan tetap melayani kebutuhan pelanggan baik pelanggan transportasi, industri maupun komersial. Terutama di industri minyak dan gas yang saat ini masih didominasi oleh laki-laki.

Bagaimana SPBG dapat beroperasi, kendala teknis dan operasional yang mungkin dihadapi, permasalahan sosial di lapangan hingga aspek komersial harus dikuasi oleh Ibu muda berusia 30 tahun ini. Selain itu, bagaimana memposisikan diri sebagai leader sekaligus teman bagi para anggota tim juga menjadi concern utama.

“Walaupun jadi lupa rasanya pakai high heels karena selalu di lapangan, tetapi ada kebanggaan tersendiri melihat saya dan tim bisa menyalurkan energi baik untuk para pelanggan”, ucapnya.

Selain Awi, di SPBG paling timur juga dinahkodai oleh seorang srikandi. Adalah Miranti Dyah Pramesti atau Miranti yang berada di balik SPBG Ngagel, Surabaya.

Miranti memimpin 20 orang pekerja di SPBG Ngagel dan bersama-sama bekerja untuk memenuhi kebutuhan energi gas bumi untuk pelanggan Gagas di wilayah Surabaya, Gresik, Lamongan hingga Tuban.

Menurut Miranti, menjadi seorang ibu dan wanita karir, memang cukup menantang. Terlebih bekerja di lapangan yang didominasi oleh laki-laki dan berkecimpung di dunia teknik yang awalnya cukup asing.

“Tetapi seperti kata-kata Kartini yang menginspirasi saya, aku mau itu membuat kita mudah mendaki puncak gunung, dan aku tidak bisa itu melenyapkan rasa berani, itulah yang membuat saya yakin mau dan bisa untuk terus berkarir disini tanpa melupakan kewajiban sebagai seorang Ibu,” jelasnya.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya