Pendaftaran CPNS Sekolah Kedinasan Ditutup, Berikut Fakta dan Rayuan Calo

Fariza Rizky Ananda, Jurnalis
Sabtu 01 Mei 2021 06:52 WIB
CPNS (Okezone)
Share :

JAKARTA – Pendaftaran seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) jalur sekolah kedinasan 2021 akan ditutup kemarin, Jumat 30 April 2021. Seperti yang diketahui, pendaftaran tersebut sudah dibuka sejak 9 April 2021 yang lalu.

Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Andi Rahadian mengatakan, calon pelamar masih memiliki waktu untuk membuat akun SSCASN, melengkapi data dan dokumen persyaratan serta menyelesaikan proses pendaftaran.

 Baca juga: Wakil Menteri Cuma Dapat THR 85%, CPNS Cuma 80%

“Masih ada waktu untuk mendaftar sampai 30 April 2021 pukul 23.59 WIB. Bagi yang belum membuat akun atau pun belum menentukan sekolah dapat segera menuntaskan pendaftaran sampai tahap akhir,” ujar Andi di Jakarta.

Berikut beberapa fakta menarik mengenai seleksi CPNS sekolah kedinasan 2021 yang telah dirangkum Okezone, Jumat (1/5/2021):

 Baca juga: STAN dan IPDN Jadi Favorit CPNS Sekolah Kedinasan, Berikut Daftarnya

1. 167.898 Pelamar Belum Menyelesaikan Pendaftaran

Dari data BKN hingga Jumat (30/4/2021) pukul 02.00 WIB sudah ada 273.733 yang membuat akun di SSCN. Dari jumlah tersebut, baru 206.781 pelamar yang sudah memilih sekolah kedinasan.

Sementara itu dari yang sudah memilih sekolah kedinasan baru 167.898 yang telah menuntaskan pendaftaran. Pasalnya para pelamar tersebut telah melengkapi persyaratan dokumen.

2. Pelamar Hanya Bisa Pilih 1 Sekolah Kedinasan

Untuk mendaftar, calon pelamar terlebih dahulu harus membuat akun SSCASN di portal dikdin.bkn.go.id. Selanjutnya pelamar melengkapi data-data di formulir pendaftaran sekaligus memilih sekolah kedinasan dan formasi yang ingin dilamar.

“Pelamar hanya dapat memilih satu dari 29 sekolah kedinasan yang membuka pendaftaran,” jelas Andi.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya