3. Fokus pada Satu Produk
Pastikan supplier memang memiliki keahlian dalam meng-handle barang yang mereka produksi, dalam artian mengerti industri, persaingan pasar serta jenis-jenis produk. Sehingga, kualitas dari barang tersebut terjamin kualitasnya.
4. Mudah Dijangkau
Pilihlah supplier yang mudah di jangkau, baik dalam posisi maupun komunikasi, dimana sebuah supplier memiliki posisi di pusat kota, agar barang lebih cepat sampai ke tangan pembeli.
Sedangkan untuk komunikasi, pastikan supplier mudah di jangkau melalui berbagai media, seperti email, chat dan telepon agar saat orderan menumpuk maupun terjadi masalah, supplier dapat dihubungi kapanpun.
5. Mempelajari dan Memahami Produk
Tak hanya supplier yang harus mengerti produk, kalian sebagai dropshipper harus memahami karakteristik serta fungsi dari produk yang kalian jual. Sehingga, saat pembeli memiliki pertanyaan seputar produk, kalian dapat menjawabnya dengan lancar.
6. Memilih Tempat Pemasaran
Setelah mengetahui jenis produk yang akan dijual, siapa supplier dan target market-nya, langkah selanjutnya adalah menentukan tempat memasarkan produk kalian. Apakah menggunakan media sosial seperi Facebook dan Instagram atau menggunakan marketplace yang tersedia.