10 Fakta Merger Gojek-Tokopedia, Gopay dan OVO Bakal Gabung?

Fadel Prayoga, Jurnalis
Minggu 23 Mei 2021 05:21 WIB
Gojek-Tokopedia. (Foto: Okezone.com/Dokumentasi GoTo)
Share :

6. Bos GoTo Sebut Pendapatan Driver Bakal Lebih Besar

CEO GoTo Andre Soelistyo mengatakan, dengan dibentuknya Grup GoTo serta menandai fase pertumbuhan selanjutnya bagi Gojek, Tokopedia dan GoTo Financial.

"Mitra driver Gojek akan memiliki peluang pendapatan yang lebih besar antara lain dengan mengirimkan lebih banyak pesanan dari pengguna Tokopedia, sementara penjual dan mitra merchant dari berbagai skala bisnis akan mendapatkan berbagai manfaat dan kesempatan untuk meningkatkan usahanya," kata Andre dalam keterangan tertulis, Senin (17/5/2021).

7. GoTo Dual Listing, CEO Gojek: Tunggu Tanggal Mainnya

GoTo pun berencana melakukan penawaran umum saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) dalam waktu dekat.

"Kami juga punya rencana melantai ke bursa dalam waktu dekat," ujar CEO Gojek Kevin Aluwi, Rabu (19/5/2021).

8. Valuasi Gojek-Tokopedia Bisa Capai Rp572 Triliun

Merger Gojek dengan Tokopedia diprediksi memiliki nilai valuasi hingga Rp572 triliun. Merger kedua perusahaan teknologi ini pun dinilai mampu menggairahkan pasar, terutama sektor logistik barang maupun e-commerce.

9. Gojek-Tokopedia Merger Jadi GoTo, Pembayaran Pakai Gopay atau OVO?

Platform belanja online Tokopedia tetap menyediakan berbagai pilihan pembayaran setelah mereka bergabung dengan Gojek. Hasil merger Gojek-Tokopedia melahirkan GoTo.

"Tokopedia tetap akan menyediakan puluhan metode pembayaran untuk mempermudah pengguna bertransaksi online dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari," kata VP of Corporate Communications Tokopedia, Nuraini Razak dalam pesan singkat, Selasa (18/5/2021).

Tokopedia menjawab pertanyaan yang timbul setelah mereka merger dengan Gojek, apakah pembayaran dengan dompet digital OVO masih berlaku di loka pasar dalam jaringan tersebut.

Gojek memiliki dompet digital GoPay, yang juga ikut serta dalam penggabungan ini.

10. OVO Dinilai Akan Ditinggalkan Tokopedia

Peneliti di Pusat Ekonomi LIPI Nika Pranata memberikan proyeksi untuk sistem pembayaran yang akan dijadikan layanan utama pasca merger.

Menurutnya, Gopay yang akan menjadi sistem pembayaran yang dipromosikan oleh kedua perusahaan tersebut. Sementara Tokopedia yang selama ini memberikan keistimewaan kepada OVO, kemungkinan akan mengurangi porsi OVO dan mendorong Gopay sebagai sistem pembayaran bisa melalui program promo, cashback, atau mungkin disediakan fitur/fasilitas khusus untuk Gopay.

"Sebenarnya indikasinya sudah terlihat jauh sebelum berita resmi mereka merger. Dulu Tokopedia menampung seluruh cashback dalam OVO, kini bertahap dikurangi dengan Tokopoints. Ini menandakan secara bertahap mereka akan mengurangi porsi OVO," ujar Nika saat dihubungi Okezone di Jakarta (18/5/2021).

(Feby Novalius)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya