JAKARTA - Setoran dividen BUMN ditargetkan mencapai Rp28,5 triliun pada 2022. Target dividen BUMN itu naik sekitar 9,07% dari proyeksi tahun ini sejumlah Rp26,13 triliun.
Pengamat pasar modal Riska Afriani menilai rencana pemerintah menaikkan dividen untuk BUMN tidak terlalu signifikan.
“Kita lihat untuk tahun ini sebenarnya kan beberapa BUMN karya juga tidak membagikan dividen. Seperti Adhi Karya, Wijaya Karya, dan Jasa Marga yang sudah melakukan RUPS. Kemudian, kemarin juga seperti Bank BTN yang tidak membagikan dividen. Jadi, sebenarnya untuk kenaikan di tahun 2022 itu tidak terlalu signifikan,” ujarnya dalam acara Market Opening IDX Channel, Selasa (8/6/2021)
Baca Juga: Erick Thohir Colek Sri Mulyani, Minta Setoran Dividen BUMN Lebih Kecil dari PMN
Riska menjelaskan, pada tahun 2021 saja laba seluruh BUMN mengalami penurunan sebesar 25%. Yakni, dari yang sebelumnya Rp1.600 triliun menjadi Rp1.200 triliun.