Sandiaga Uno: Produk Ekonomi Kreatif dari Danau Toba Mendunia

Michelle Natalia, Jurnalis
Senin 05 Juli 2021 19:37 WIB
Menparekraf Sandiaga Uno (Foto: Kemenparekraf)
Share :

JAKARTA – Menparekraf Sandiaga Uno mengatakan Beli Kreatif Danau Toba (BKDT) sudah memasuki masa akhir program bulan Juni 2021 ini. Kegiatan inisiasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Barekraf) sebagai bagian dari program Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI) 2021 dan didukung kementerian terkait ini berhasil menaikan level pelaku ekraf Danau Toba, Sumatra Utara.

Pelaku ekraf Danau Toba kini memasuki era baru digitalisasi penjualan produk mereka dalam rangka meningkatkan perekonomian dan efektifitas penjualan. Menurutnya, pelaku ekraf kini mampu menghasilkan produk berkualitas dan siap bersaing dengan produk-produk kreatif lainnya.

Baca Juga: Sandiaga Uno Jadikan Gowes Peluang Usaha di Era Tren Baru Pariwisata

Sebagai langkah awal program tersebut, pelaku ekraf di Beli Kreatif Danau Toba diberikan pendampingan dan pelatihan sejak Maret 2021. Beragam kegiatan pendukung juga dilaksanakan dengan menghadirkan para tenaga ahli di bidangnya.

"200 pelaku ekraf antusias mengikuti beragam program tersebut, karena dampak pandemi Covid-19 membuat penjualan mereka merosot dan mereka ingin produknya lebih dikenal dan mudah didapatkan," kata Sandiaga di Jakarta, Senin (5/7/2021).

Baca Juga: Strategi Industri Kriya Bertahan di Tengah Pandemi, Inovasi Produk dan Pemasaran

Selain dampak dari peningkatan penjualan, program ini juga berhasil menciptakan adanya penambahan tenaga kerja selama masa program berlangsung, sebelum pendampingan hanya 200 dan setelah pendampingan menjadi 800 tenaga kerja.

"Program Beli Kreatif Danau Toba ini berhasil menaikan omset untuk 200 pelaku ekraf sebanyak 22,7 Miliar selama masa program ini berlangsung," katanya.

Banyak sekali dampak positif dari program BKDT ini, seperti penambahan jumlah reseller dari para pelaku ekraf ini, sebelum pendampingan hanya 1,536 dan setelah pendampingan menjadi 3,215.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya