Mengenai obat, Luhut mengaku hanya satu obat yang kurang yaitu rendesevir. Dirinya pun sudah berbicara dengan Menteri Kesehatan terkait lisiensi untuk obat Atepra agar bisa diproduksi di Indonesia.
“Presiden sudah memutuskan besok mulai Rabu kita akan launching akan ada 300 Ribu paket obat untuk pasien OTG dan juga untuk yang kelas penyakitnya masih tidak terlalu berat, atau serius,” ungkapnya.
(Feby Novalius)