Salah seorang pedagang cabai di Samarinda, Tamin, mengungkapkan program ini sangat membantu pedagang cabai. "Dengan bantuan ongkos distribusi ini kami bisa menekan harga jual, dan tentu masyarakat bisa berbelanja lebih banyak," katanya.
Cabai rawit yang dibeli dari gabungan kelompok tani dengan harga Rp47.000 per kg bisa dijual di Samarinda dengan harga di kisaran Rp52.000-Rp55.000 per kg atau di bawah harga pasar sebesar Rp68.000 per kg.
Risfaheri juga mengatakan pihaknya terus melakukan pemantauan stok pangan di berbagai daerah melalui Sistem Monitoring Stok Pangan (Simonstok) sebagai instrumen strategis yang ada di BKP Kementan.
Kepala BKP Agung Hendriadi beberapa waktu lalu mengatakan bahwa Simonstok ini mampu memetakan kondisi stok pangan dan kebutuhan bahan pangan pokok di daerah. Berdasarkan pemetaan tersebut dilakukan intervensi dari daerah surplus ke daerah defisit guna menjamin pasokan dan distribusi pangan yang merata dan terjangkau di seluruh daerah.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)