Dia mencontohkan efektivitas upaya pemerintah dapat dilihat melalui persentase penduduk miskin pada September 2020 yang sebesar 10,19% akhirnya turun ke level 10,14% pada Maret 2021.
Kemudian juga jumlah penduduk miskin yang mencapai 27,55 juta orang pada September 2020 turun menjadi 27,54 juta orang pada Maret 2021 serta angka pengangguran yang pada Agustus 2020 sebanyak 9,77 juta akhirnya turun di angka 8,75 juta pada Februari 2021.
“Artinya kebijakan pemerintah direspons secara baik dan itu mulai dari pengangguran karena Covid-19, bukan angkatan kerja dan bekerja dengan jam kerja lebih pendek. Ini terus diperbaiki,” ujar Menko Airlangga.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)