Tak hanya itu, surat utang baru ini akan berdampak terhadap rasio aset lancar terhadap liabilitas jangka pendek atau current ratio dari 618% menjadi 669% dan rasio total liabilitas terhadap ekuitas dari 95% menjadi 106%.
Untuk memuluskan rencana itu, KIJA akan mengelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 8 September 2021 guna memperoleh persetujuan penerbitan surat utang tersebut
(Taufik Fajar)