Para Penumpang Pesawat Protes Aturan Wajib PCR

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis
Rabu 27 Oktober 2021 20:13 WIB
Penumpang Pesawat (Foto: Iqbal Dwi Purnama)
Share :

JAKARTA – Para penumpang pesawat terbang cukup memberatkan dengan adanya aturan pemerintah mewajibkan test PCR sebagai syarat penerbangan. Hal ini dikarenakan beberapa moda angkutan transportasi lain yang cukup dengan menunjukan Rapid Test Antigen sebagai syarat.

Salah satu penumpang pesawat Iwan mengatakan tingginya harga test PCR tersebut cukup memberatkan dirinya sebagai pekerja di Surabaya yang tinggal di Jakarta.

"Sekarang kan sudah wajib test PCR, sebenarnya gue gak setuju sih dengan adanya test PCR, karena menurut gua itu bukan salah satu bentuk pemutus penyebaran covid, karena kalau memang ditempat itu (pesawat) ada virus ya bisa saja, karena di pesawat pun orang juga tidak ada lagi jaga jarak," ujar Iwan kepada MNC Portal di bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, Rabu (27/10/2021).

Baca Juga: Manipulasi Harga Tes PCR, RS hingga Klinik Ditutup!

Menurutnya kebijakan pemerintah yang memperbolehkan penerbangan dengan kapasitas penuh pembuat sulit para penumpang untuk berjaga jarak. Iwan pun melihat saat ini formasi tempat duduk para penumpang sudah tidak ada lagi pembatasan.

Penumpang lain bernama Yauma dan Tia juga mengeluhkan hal yang sama terkait tingginya harga test PCR sebagai salah satu syarat penerbangan. Yauma dan Tia merupakan calon penumpang dengan rute penerbangan menuju bandara di Yogyakarta.

Yauma menilai harga test PCR yang tinggi cukup memberatkan kan dirinya. Sedangkan perjalanan ke luar dirinya membutuhkan waktu yang lebih dari masa berlaku test PCR itu sendiri, yang membuat Yauma haru test kembali ketika hendak kembali ke Jakarta.

Baca Juga: Aturan Baru, Hasil Tes PCR Keluar Maksimal 1x24 Jam

"Saya sebenarnya setuju dengan test PCR, cuma memang dari harganya cukup memberatkan, karena kalau kpergi lebih dari sehari, berarti harus test PCR lagi untuk kembali," sambung Yauma.

Rekannya Tia juga bernada sama, harga test PCR yang cukup tinggi ditambah harga tiket pesawat yang juga tinggi, membuat dirinya berfikir-fikir ulang ketika menggunakan moda angkutan penerbangan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya