Kartu Sembako dan BLT Ditambah Jadi Rp300.000, Ini 4 Faktanya

Hafid Fuad, Jurnalis
Minggu 31 Oktober 2021 06:22 WIB
Kartu sembako akan di top up Rp300.000 (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Pemerintah akan melakukan top up kartu sembako. Top up ini menggunakan dana optimalisasi di Kementerian Sosial sehingga masing-masing akan dapat Rp300 Ribu.

Bantuan ini akan disalurkan ke 35 kabupaten di Indonesia. Nantinya, yang mendapatkan sembako ini masyarakat miskin yang kesulitan hidup. Berikut fakta-fakta yang dikumpulkan Okezone terkait top up kartu sembako.

Baca Juga: Kartu Sembako di Top Up, Dana Rp300 Ribu Segera Cair

1. Top up Kartu Sembako dan BLT Desa

Pemerintah akan melakukan realokasi perlindungan sosial (perlinsos) untuk Program Top-Up Kartu Sembako dan BLT Desa dalam rangka pengentasan kemiskinan ekstrem 2021.

“Untuk penambahan atau top-up Kartu Sembako maka nilai bantuan dan durasi menyesuaikan dengan sisa realokasi Perlinsos lainnya, seperti KPM Sembako dan cadangan Perlinsos,” kata Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Baca Juga: Dibatasi, Gas Elpiji 3 Kg Hanya untuk Pemilik Kartu Sembako

2. Top up Sebesar 300 ribu

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan saat ini Kementerian Keuangan sedang menghitung ketersediaan anggarannya karena penambahan bantuan Kartu Sembako dan BLT Desa akan sebesar Rp300 ribu.

Penambahan itu diberikan untuk durasi tiga bulan yakni sampai Desember 2021 kepada 35 kabupaten prioritas yang menjadi target program pengentasan kemiskinan ekstrim.

3. Sisa Dana Rp 1,7 Triliun

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto akan memperluas cakupan wilayah penerima manfaat Bantuan Subsidi Upah (BSU) karena masih terdapat sisa dana sebanyak Rp1,7 triliun. Detail perluasan cakupan wilayah tersebut mempersyaratkan tidak ada perubahan kriteria penerima dan perubahan hanya terkait cakupan wilayah menjadi level nasional atau 514 kabupaten/kota di 34 provinsi.

Kemudian total sasaran perluasan sebesar 1,6 juta orang pekerja dengan memanfaatkan sisa pagu BSU tersebut serta perluasan tidak overlapping dengan penerima program bantuan lainnya seperti Kartu Prakerja, PKH, BPUM, dan lain-lain.

4. Serapan 70% BLT PKLW

Terkait program Bantuan Tunai untuk PKL dan Warung (BT-PKLW), Menko Airlangga menjelaskan hingga 25 Oktober 2021 telah disalurkan kepada 706.996 penerima yang berarti telah mencapai lebih 70 persen dari target.

Menurutnya, serapan ini sangat baik dan dinilai akan mampu efektif membantu PKL dan pemilik warung maupun bagi masyarakat yang belum mendapat bantuan lain.

“Bantuan ini efektif untuk memberikan bantuan kepada masyarakat kecil dan pengaman bagi yang belum mendapat bantuan lainnya,” ujar Menko Airlangga.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya