"Sedangkan sentimen dalam jangka menengah berpeluang didapat dari potensi tekanan terhadap harga komoditas yang akan memberikan pengaruh terhadap emiten-emiten pada sektor terkait, hari ini IHSG memiliki peluang berada dalam tekanan," ujar William dalam risetnya, Senin (1/11/2021).
Baca Juga: Meramal Pergerakan IHSG Awal November, Menguat Tajam atau Terjun Bebas?
Sebelumnya, IHSG ditutup menguat 1,03% ke level 6.591,35 pada penutupan perdagangan Jumat (29/10/2021). Terdapat 327 saham menguat, 188 saham melemah, dan 152 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp12,93 triliun dari 24,27 miliar lembar saham yang diperdagangkan.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)