Senada, Direktur Eksekutif Energy Watch Mamit Setiawan mengatakan bergabungnya EMI sebagai bagian PLN merupakan langkah tepat. Kolaborasi tersebut juga diharapkan ke dua perusahaan bisa lebih efisien.
"Apalagi bisnis EMI dan PLN ini saling bersinggungan dan mempunyai keterkaitan satu dengan yang lain," tuturnya.
EMI sebagai perusahaan jasa energi (ESCo/Energy Service Company) diharapkan dapat mencapai target pemerintah mewujudkan net zero emission 2060. Adapun target tersebut juga telah didukung RUPTL 2021-2030 untuk mencapai porsi pembangkit EBT sebesar 51,6%.
"Keberadaan EMI di bawah PLN juga diperlukan di tengah rencana pemberlakukan pajak karbon," kata dia.
(Feby Novalius)