Maka dari itu, pemerintah tidak bisa memilih salah satu, karena dua-duanya saling mempengaruhi. Di sinilah peran keuangan negara melalui APBN menjadi penting, yang kemudian digunakan untuk membantu masyarakat.
"Kita data mereka yang kehidupan dan ekonominya merosot, kita beri bantuan cash atau uang tunai seperti BLT gaji dan Dana Desa maupun dalam bentuk sembako. Kita juga memberikan bantuan terpusat awalnya di Jabodetabek karena di situlah pusatnya dulu, dan sekarang sudah meluas ke seluruh Indonesia," terangnya.
Pemerintah selama pandemi menjaga pemenuhan kebutuhan pokok rakyat melalui Program Keluarga Harapan (PKH). Juga menjamin pemenuhan Kebutuhan Pangan dengan Bantuan Sembako (BPNT). Selain itu, pemerintah juga mengembangkan kompetensi dan profesi tenaga kerja dengan Kartu Pra Kerja.
"Kemudian menjaga generasi muda tetap belajar dengan subsidi kuota internet, mendukung kesejahteraan pendukung layanan publik melalui bantuan gaji honorer, serta meringankan beban dan membangkitkan ekonomi dengan diskon listrik," katanya.
(Dani Jumadil Akhir)