Lika-liku Kereta Cepat: dari Biaya Bengkak, Balik Modal 1 Abad Lebih hingga 111 Ton Besi Dicuri

Fasya Aldiza Mutasyifa, Jurnalis
Kamis 11 November 2021 22:04 WIB
Kereta Cepat (Foto: Okezone.com/KCIC)
Share :

Pengerjaan Proyek Molor

Awal mula target rampungnya kereta cepat adalah akhir tahun 2021. Namun karena banyaknya permasalahan dan kontroversi yang terjadi, proyek KCJB ini molor dan menargetkan akan rampung di akhir tahun 2022.

Banyak faktor yang menyebabkan keterlambatan pengerjaan KCJB ini. Salah satunya adalah faktor biaya dan sengketa salah satu lahan di Bandung tahun lalu.

Direktur utama KCIC Chandra Dwiputra menyebutkan bahwa proyek ini sempat tersendat di tahun 2020 karena Covid-19 dan para tenaga kerja China yang pulang kampung saat imlek. Molornya proyek ini juga tentu sangat berpengaruh pada investasi dan biaya yang membengkak.

Baru Balik Modal Dalam 1 Abad!

Proyek pembangunan kereta cepat Jakarta Bandung akhirnya mendapatkan persetujuan dari pemerintah terkait Penyertaan Modal Negara (PMN) dan komitmen utang dari China Development Bank (CBD). Pemerintah pun akan menggunakan uang APBD untuk menambal pembengkakan biaya pembangunan.

 Ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Faisal Basri, memperkirakan proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung baru bisa balik modal setidaknya dalam 139 tahun.

Kemudian, asumsi perhitungan itu pun belum memperhitungkan biaya operasional. Sehingga bila ditotal, balik modal proyek yang didanai utang dari China tersebut bisa saja lebih lama lagi.

111 Ton Besi di Curi!

Lagi dan lagi permasalahan yang dihadapi dalam pembangunan kereta cepat ini membuat masyarakat geram dan geleng-geleng. Bagaimana bisa perusahaan besar kecolongan 118 ribu kilogram besi?

Modus pencurian besi ini dilakukan para pelaku dengan menyobek seng yang digunakan sebagai penutup.

Tentunya pencurian 118 ton besi ini dilakukan secara bertahap dan terjadi karena lalainya keamanan dari KCIC yang menyebabkan kerugian lagi dalam pembangunan proyek ini. Namun, pihak KCIC berjanji akan lebih mengetatkan keamanan di sekitar lokasi pembangunan.

Semoga masalah dalam pembangunan Kereta Cepat Jakarta Bandung cepat terselesaikan dan pemerintah dapat mengambil langkah terbijak dalam proses rampungnya mega proyek untuk Indonesia saat ini.

(Taufik Fajar)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya