Lalu, Purnomo membungkus 400 ribu saham pada harga Rp1.500 per saham senilai Rp600 juta.
Terakhir, transaksi borong saham terjadi pada 18 November 2021 sebanyak 665 ribu lembar. Pembelian dilakukan dengan harga pelaksanaan sebesar Rp1.500 per lembar sejumlah Rp997,5 juta.
Menyusul transaksi itu, Purnomo kini menguasai saham Blue Bird 280,91 juta lembar atau 11,227 persen. Bertambah 0,162 persen dari sebelumnya 276,86 juta lembar atau 11,065 persen.
”Transaksi bertujuan untuk investasi dengan status kepemilikan langsung,” tutur Corporate Secretary Blue Bird Jusuf Salman.
(Dani Jumadil Akhir)