Kepala Subbidang Operasi dan Pemeliharaan I BPJT tersebut menyampaikan sejumlah manfaat penerapan MLFF antara lain menghilangkan kemacetan di gerbang tol sehingga tidak terjadi antrean kendaraan.
Kemudian manfaat dari implementasi MLFF di jalan tol juga mengurangi polusi dan emisi karbon, mendukung digitalisasi pembayaran dengan membuka opsi seluruh instrumen pembayaran.
Selain itu manfaat lainnya dari MLFF adalah efisiensi biaya operasional pengumpulan tol oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) dengan jaminan BUJT tetap menerima 100 persen pendapatan tol.
Sebelumnya BPJT akan mulai menguji coba sistem transaksi tol nirsentuh baik Single Lane Free Flow (SLFF) maupun Multi Lane Free Flow (MLFF)
Terkait ruas-ruas tol yang akan diimplementasikan MLFF secara bertahap, Kepala BPJT Danang Parikesit menyampaikan bahwa hal tersebut akan terus dievaluasi. Kemungkinan besar di daerah-daerah perkotaan, seperti di Jabodetabek maupun di Surabaya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)