Pemulihan Ekonomi, PP Presisi Bidik Kontrak Baru Rp6,1 Triliun

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis
Selasa 04 Januari 2022 12:54 WIB
PP Presisi Bidik Kontrak Baru (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Optimisme pemulihan ekonomi bakal terjadi di tahun ini, memacu PT PP Presisi Tbk (PPRE) untuk mematok pertumbuhan bisnis lebih agresif lagi.

Di mana anak usaha dari PTPP ini membidik perolehan kontrak baru hingga Rp6,16 triliun pada 2022. Target itu dipasang setelah perseroan berhasil menembus target kontrak baru 2021.

Direktur Peralatan dan SCM PP Presisi, Wira Zukhrial mengatakan, nilai kontrak baru yang dibidik perseroan pada tahun ini lebih tinggi 10% dari realisasi 2021.

Baca Juga: Ekspor Batu Bara Dilarang, Saham INDY hingga BYAN Terjun Bebas

Dengan perolehan kontrak baru pada 2021 senilai Rp5,6 triliun, maka kenaikan 10% membawa target kontrak baru PPRE pada 2022 senilai Rp6,16 triliun.

“Kami menargetkan pertumbuhan perolehan kontrak baru 2022 hingga 10% yang didukung mining services khususnya nikel yang masih banyak menjanjikan perolehan kontrak baru baik berupa infrastruktur tambang dan smelter hingga pertambangan nikel itu sendiri,” ujarnya seperti dikutip Harian Neraca, Selasa (4/1/2022).

Selain itu, kontrak baru yang diincar perseroan juga berasal dari kontrak pekerjaan sipil serta pabrik produksi pendukung proyek sipil dari proyek strategis nasional.

Hingga akhir 2021, PPRE membukukan kontrak baru senilai Rp5,6 triliun atau naik 100 persen dibandingkan perolehan kontrak baru pada 2020 yang senilai Rp2,8 triliun.

Baca Juga: Diburu Investor, Penawaran Saham Adaro Minerals Indonesia (ADMR) Oversubscribed 179 Kali

Adapun, realisasi pada 2021 itu melampaui target yang dipasang sebesar 153%. Dilihat dari jenis pekerjaannya, kontrak dari jasa pertambangan mendominasi kontrak baru PPRE pada 2021 sebesar 53% sedangkan pekerjaan sipil sebesar 41%.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya