"Sering saya sampaikan talenta digital kita harus siap, startup kita harus siap, unicorn kita harus siap, decacon kita harus siap menghadapi sebuah peluang besar seperti ini, sehingga rakyat mendapatkan manfaatnya," lanjut Presiden.
Meski demikian Jokowi mengakui saat ini memang regulasinya belum dapat mengimbangi disrupsi Teknologi. "Hampir semua Negara kedodoran menghadapi disrupsi teknologi ini, teknologinya sudah sampai di sana, regulasinya baru masih sini, belum di siapkan, oleh sebab itu perubahan yang serba cepat itu memang harus direspons oleh regulasi yang cepat," tutur Jokowi.
"Karena memang ini barangnya sudah bergerak, regulasinya belum disiapkan, dan semua negara mengalami itu semua," pungkasnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)