Arya juga mencatat, alasan pembubaran anak usaha PLN itu, lantaran efisiensi bisnis. Menurutnya, pasokan batu bara pembangkit listrik tenaga uap berasal dari supply PLN Batubara yang dibeli dari produsen swasta. Hanya saja, pasokan energi primer itu dijual kembali ke perusahaan induk.
"Kemudian kenapa harus dibubarkan? Salah satunya supaya efisiensi, karena selama ini itu batu bara yang dibeli PLN itu tetap dari PLN Batubara, artinya PLN Batubara beli dari pemilik batu bara, lalu masuk ke PLN Batubara, lalu jual lagi ke PLN," kata dia.
Meski pendirian anak usaha PLN itu bertujuan mengamankan pasokan batu bara untuk pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) milik PLN dan anak perusahaan (securing business sustainability) dengan harga yang efisien (optimizing cost efficiency), nyatanya kehadiran perusahaan hanya menjadi beban bagi bisnis BUMN di sektor kelistrikan itu sendiri.
(Dani Jumadil Akhir)