Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cadangan Batu Bara Pembangkit PLN Capai 19 Hari, Dipastikan Aman pada Lebaran 2026

Iqbal Dwi Purnama , Jurnalis-Kamis, 12 Maret 2026 |16:02 WIB
Cadangan Batu Bara Pembangkit PLN Capai 19 Hari, Dipastikan Aman pada Lebaran 2026
Batu Bara (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - PT PLN (Persero) memastikan pasokan energi primer untuk pembangkit listrik dalam kondisi aman menjelang periode Ramadhan dan Idul Fitri 1447 Hijriah. 

Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah ketersediaan batu bara yang saat ini tercatat memiliki cadangan rata-rata lebih dari 19 hari operasi (HOP) untuk menjaga keandalan pasokan listrik nasional.

Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo mengatakan, cadangan tersebut dipastikan cukup untuk menjaga operasional pembangkit listrik selama periode mudik Lebaran 2026, ketika konsumsi listrik di sejumlah wilayah berpotensi meningkat.

"Untuk persediaan energi primer, gas berada di atas sembilan hari, BBM juga di atas sembilan hari, kemudian batu bara secara rata-rata berada di atas 19 hari operasi. Jadi kondisi saat ini dalam keadaan aman," ujar Darmawan dalam konferensi pers di Kantor BPH Migas, Kamis (12/3/2026).

Ia menjelaskan, kesiapan pasokan listrik telah dipersiapkan jauh hari melalui sejumlah langkah antisipasi. Salah satunya dengan melakukan pemeliharaan pembangkit lebih awal sesuai arahan pemerintah agar sistem kelistrikan dalam kondisi optimal saat memasuki periode siaga Ramadan dan Idul Fitri.

Selain itu, PLN juga memastikan kesiapan infrastruktur kelistrikan mulai dari gardu induk hingga jaringan transmisi dengan menyiagakan posko-posko operasional di berbagai wilayah.

"Maintenance pembangkit sudah kami lakukan jauh-jauh hari sesuai arahan pemerintah. Gardu induk dan jaringan transmisi juga kami siagakan, termasuk posko-posko operasional untuk memastikan sistem kelistrikan tetap andal," kata Darmawan.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement