Fed Siap Naikkan Suku Bunga, Indeks Dolar Perkasa

Antara, Jurnalis
Jum'at 28 Januari 2022 06:32 WIB
Dolar AS menguat (Foto: Shutterstock)
Share :

JAKARTA - Indeks dolar melonjak ke level tertinggi yang terakhir terlihat pada Juli 2020 terhadap mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB). Dolar menguat sehari setelah Federal Reserve (Fed) mengatakan akan memberikan kenaikan suku bunga yang lebih cepat dan lebih besar dalam beberapa bulan mendatang.

Dengan The Fed menandai siap untuk mulai menaikkan suku bunga pada Maret untuk menahan lonjakan inflasi, pasar uang bergeser memperkirakan sebanyak lima kali kenaikan seperempat poin hingga akhir tahun.

Baca Juga: Fed Rate Naik Maret, Indeks Dolar AS Menguat

Nada hawkish The Fed pada Rabu (26/1/2022) membawa penguatan dolar. Indeks dolar, yang mengukur nilai greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik menjadi 97,299, tertinggi sejak Juli 2020. Lonjakan 0,8% adalah kenaikan satu hari terbesar dalam lebih dari dua bulan.

Euro merosot 0,95% menjadi 1,1133 dolar, terendah sejak Juni 2020. Greenback juga mencapai level tertinggi dalam lebih dari setahun terhadap dolar Selandia Baru, tertinggi tujuh minggu terhadap mata uang Australia dan naik secara luas terhadap mata uang pasar negara berkembang.

Prospek kenaikan suku bunga agresif telah menyebabkan reset besar-besaran secara global, kata Analis Pasar Senior OANDA, Ed Moya.

Baca Juga: Indeks Dolar AS Melemah, Investor Menanti Pertemuan The Fed

"Anda hanya tidak tahu seberapa jauh The Fed akan melangkah karena kami tidak tahu persis kapan inflasi akan benar-benar mencapai puncaknya," katanya.

Sementara ada optimisme bahwa inflasi akan mereda pada pertengahan tahun, itu bisa menjadi lebih buruk dan mengarah pada tindakan Fed yang lebih agresif, katanya, menambahkan, "Anda punya sedikit lebih banyak yang tersisa dalam pergerakan dolar ini."

The Fed mengindikasikan kemungkinan akan menaikkan suku bunga pada Maret, seperti yang diperkirakan secara luas, dan menegaskan kembali rencana untuk mengakhiri pembelian obligasi bulan itu sebelum secara signifikan mengurangi kepemilikan asetnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya