Indeks Dolar AS Melemah, Dipicu Ekspektasi Kenaikan Fed Rate

Antara, Jurnalis
Selasa 01 Februari 2022 07:26 WIB
Dolar AS melemah (Foto: Shutterstock)
Share :

JAKARTA - Indeks dolar AS melemah pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB). Dolar membukukan penurunan harian terbesar sejak November lalu karena investor mengkonsolidasikan keuntungan setelah mencapai tertinggi 1,5 tahun pada Jumat (28/1/2022) di tengah ekspektasi laju kenaikan suku bunga yang lebih cepat oleh Federal Reserve.

Dengan The Fed secara jelas mengisyaratkan minggu lalu bahwa mereka bermaksud untuk menaikkan suku bunga sedini mungkin pada pertemuan kebijakan 15-16 Maret, bank-bank Wall Street sekarang memperkirakan sekitar lima sampai tujuh kenaikan suku bunga tahun ini.

Dana Fed berjangka pada Senin malam (31/1/2022) telah memperkirakan hanya di bawah lima kenaikan untuk tahun 2022, atau sekitar 121 basis poin pengetatan. Mereka juga menunjukkan peluang 17% untuk kenaikan 50 basis poin pada Maret, turun dari setinggi 32% pada Jumat (28/1/2022).

Presiden Fed Atlanta, Raphael Bostic, seorang non-pemilih di Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) mengatakan kepada Financial Times dalam sebuah wawancara selama akhir pekan bahwa Fed dapat mengukur kenaikan suku bunga menjadi setengah poin%tase jika inflasi tetap tinggi.

Indeks dolar yang mengukur mata uang AS terhadap enam mata uang utama saingannya turun 0,7% hari ini,%tase penurunan harian paling tajam dalam dua bulan. Tetapi, selama Januari, greenback naik hampir 1,0%.

"Dominasi dolar sebagian besar telah diperkirakan karena Fed sekarang tampaknya siap untuk memberikan kenaikan suku bunga 5-7 kali tahun ini," tulis Edward Moya, analis pasar senior, di OANDA, dalam sebuah catatan penelitian.

Dolar bisa mulai memperkirakan "beberapa kinerja yang kurang baik terhadap ekonomi maju yang tumbuh lebih agresif dalam pengetatan," tambahnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya