JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang pekan ini menguat 1,29% dan kembali berada di level psikologis 6.700 atau tepatnya 6.731,391 dari 6.645,511 pada pekan sebelumnya.
Selama lima hari perdagangan, penguatan bursa didorong oleh indeks sektoral yakni bahan baku (4,87%), siklikal (6,14%), kesehatan (2,05%), keuangan (1,04%), properti (3,06%), teknologi (5,41%), infrastruktur (0,63%) dan transportasi (7,94%).
Sementara yang merosot ada sektor energi (-0,86%), industri (-0,39%), dan nonsiklikal (-0,40%).
Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat terdapat 10 saham yang mengalami penurunan cukup signifikan sepanjang jalannya bursa sepekan terakhir periode 31 - 4 Februari 2022.
Berdasarkan data BEI, dikutip Sabtu (5/2/2022), PT Batavia Prosperindo Finance Tbk (BPFI) menduduki peringkat pertama dengan pelemahan sebesar -38,91% di level Rp840 dari penutupan pekan lalu di Rp1.375.
Menyusul BPFI, inilah barisan 10 saham top losers sepekan:
1. PT Batavia Prosperindo Finance Tbk (BPFI) melemah -38,91% di Rp840 dari Rp1.375.
2. PT Multi Prima Sejahtera Tbk (LPIN) turun -23,35% di Rp640 dari Rp835.
3. PT Sidomulyo Selaras Tbk (SDMU) anjlok -21,15% di Rp82 dari Rp104.
4. PT Indo Komoditi Korpora Tbk (INCF) merosot -20,75% di Rp84 dari Rp106.
5. PT DMS Propertindo Tbk (KOTA) tergelincir -20,63% di Rp50 dari Rp63.
6. PT Falmaco Nonwoven Industri Tbk (FLMC) terpuruk -15,81% di Rp197 dari Rp234.
7. PT Alkindo Naratama Tbk (ALDO) tertekan -14,59% di Rp1.200 dari Rp1.405.
8. PT Ateliers Mecaniques D Indonesie Tbk (AMIN) menurun -14,29% di Rp180 dari Rp210.
9. PT Yanaprima Hastapersada Tbk (YPAS) jatuh -14,08% di Rp610 dari Rp710.
10. PT Indah Prakasa Sentosa Tbk (INPS) longsor -13,64% di Rp1.330 dari Rp1.540.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)