5 Fakta Pembangunan IKN Nusantara, Nomor 4 Jokowi Bakal Berkemah di Titik Nol

Shelma Rachmahyanti, Jurnalis
Minggu 06 Februari 2022 04:14 WIB
Pemindahan ibu kota (Foto: Shutterstock)
Share :

3. Alasan Bangun Ibu Kota Baru Saat Pandemi

Pemindahan Ibu Kota tetap dilakukan meski pandemi Covid-19 belum berakhir. Plt. Direktur Regional II Bappenas Mohammad Roudo mengatakan pemindahan ibu kota merupakan salah satu bentuk penanganan pandemi.

"Pertanyaannya memang kenapa harus saat ini disaat pandemi covid, pertama pemindahaan ibu kota ini salah satu bagian dari upaya kita mengatasi pandemi," ujarnya dalam diskusi virtual.

Menurutnya dengan dipindahkan ibu kota menjadi strategi untuk mengatasi dampak pandemi terutama di sektor ekonomi yang saat cukup berdampak dalam untuk masyarakat.

"Dengan melakukan transformasi ekonomi, rencananya juga akan dibuat 6 cluster industri, dan 2 cluster pendukung, harapannya ketika itu bisa bergerak bisa memberikan multiplier effect,” sambungnya.

4. Presiden Jokowi Bakal Camping di Titik Nol IKN

Ada kabar bahwa Presiden Jokowi bakal camping di titik nol ibu kota baru (IKN). Kabar tersebut diungkap Gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor yang mengatakan kalau rencana camping Jokowi merupakan bukti serius pemindahan ibu kota.

"Pak Presiden akan bermalam, berkemah di titik nol (IKN). Waktunya masih diatur. Tapi tidak lama lagi,” ujarnya melalui keterangan tertulis yang dikutip Okezone.com.

Isran menyebut kalau Jokowi mengemukakan ide camping itu dalam rapat singkat di VIP Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan usai pengukuhan PBNU di Balikpapan Sport Center and Convention Dome Balikpapan.

5. 2.500 Hunian Akan Dibangun

Diperkirakan ada 2.500 unit hunian yang bakal dibangun pada tahap awal pembangunan Ibu Kota Negara (IKN).

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas, Deputi I Kepala Staf Kepresidenan Febry Calvin Tetelepta menjelaskan terkait kabar itu.

"Jumlah itu masih belum final, karena belum ada keputusan secara resmi. KSP akan mendorong agar segera ada ketetapan. Karena ini nanti menyangkut pembagian berapa yang berkantor di sharing office dan berapa yang tersebar," kata Febry dalam keterangan tertulisnya, Jakarta.

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya