Bukan 1 Abad, Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Baru Balik Modal 40 Tahun

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis
Senin 07 Februari 2022 19:36 WIB
Kereta Cepat Jakarta Bandung (Foto: Okezone/Instagram LRT Jabodebek)
Share :

JAKARTA - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memperkirakan proyek pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung baru bisa balik modal setelah beroperasi selama 40 tahun.

Direktur Utama KCIC Dwiyana Slamet menyatakan hal tersebut diambil dari feasibility studi atau studi kelayakan dari tarif yang akan diberikan kepada masyarakat sebesar Rp350 ribu per orang.

"Kapasitas 1 train set ada 601 seat, terdiri dari 3 kelas, VIP, first class, dan second class. Tarif berkisar Rp 150-350 ribu sesuai hasil study demand forecast POLAR UI," ujarnya dalam RDP dengan Komisi V, Senin (7/2/2022).

Kemudian kata dia hasil review feasibility study yang dilakukan saat ini juga potensi break even point (BEP) mencapai 40 tahun. Menurutnya perhitungan itu masih terus dilakukan dan diharapkan bisa lebih cepat.

"Saat ini perhitungan review FS masih belum final, kemarin sempat di angka 40 tahun. Namun masih kita coba evaluasi agar kira-kira apakah ada lagi potensi-potensi revenue stream lagi atau strategi bisnis yang lain yang bisa membuat BEP bisa lebih kecil dari 40 tahun," sambungnya.

Penghitungan BEP itu juga berdasarkan perkiraan penumpang perhari Kereta Cepat Jakarta-Bandung setelah beroperasi nantinya di 2023. Diperkirakan penumpangnya mencapai 31.215. Jumlah tersebut perkiraan penumpang yang sudah dikurangi sebagai dampak pemindahan Kota.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya