Dituding Dapat Keuntungan dari Proyek Ibu Kota Baru, Begini Jawaban Adik Prabowo

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis
Selasa 08 Februari 2022 16:04 WIB
Pemindahan Ibu Kota Baru (Foto: Okezone/Shutterstock)
Share :

JAKARTA - Pemilik Perusahaan Arsari Group Hashim Djojohadikusumo memberikan penjelasan terkait adanya tudingan keuntungan yang di dapat dari adanya pembangunan proyek Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur tidak benar.

Menurutnya memang sudah sejak lama tepatnya tahun 2007 memilik banyak lahan di Kalimantan Timur khususnya di sekitar yang akan dibangun IKN seperti kota Balikpapan dan Samarinda.

Pada tahun 2007 tersebut Hashim membeli HPH (Hak Penguasaan Hutan) seluas 266.000 hektare, tahun 2013 Hashim mengaku melepaskan seluas 93.000 hektare untuk masyarakat setempat berupa HPL

"Berarti masyarakat bisa pakai boleh seperlunya, tentu dengan seizin dari kepala daerah, ada 3 bupati di wilayah saya," ujar Hashim dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (8/2/2022).

Sedangkan saat ini Hashim memiliki lahan seluas 173.000 hektare kurang lebih berupa HPH (Hak Pengusahaan Hutan) dan 447 berupa HGB (Hak Guna Bangunan). Lahan tersebut dimilik atas perusahaan ITCI KU (International Timber Corporation Indonesia Kartika Utama).

Menurutnya lahan tersebut hanya sedikit yang berisian dengan IKN. Walaupun ada beberapa yang beradai daerah penyangga IKN. Namun untuk lahan yang akan dilakukan pembangunan IKN menurut Hashim lahannya banyak di kuasai oleh ICTI HM (Hutani Manunggal).

"Ada sedikit di daerah penyangga, mungkin yang harus ditanyakan adalah pemiliki ICTI HM karena hampir semuanya ibu kota baru akan dibangun dilahan beliau, saya kira lebih tepat terkait penggunaan lahan atau rencana penggunaan lahan itu tanya ke pemilik perusahan ICTI HM," sambungnya.

Hashim mengatakan tidak ada rencana untuk menjual dan memberikan lahanya kepada pemerintah terkait tudingan pemilikan lahan yang akan di gunakan untuk membangun IKN.

"Saya sudah memberikan ke negara 93.000 hektare 8 tahun lalu, saya merasa tidak punya kewajiban untuk menyerahkan lagi, saya waktu itu menyerahkan juga tidak dapat kompensasi, tapi saya kira tidak apa-apa," lanjutnya.

Selanjutnya terkait penyuplai air bersih di IKN Hashim memangatakan hanya kebetulan dibangun di kawasan dekat dari IKN Nusantara yang berjarak kurang lebih 25 KM. Namun air tersebut akan di suply untuk daerah Balikpapan, Samarinda, serta Penajam Paser Utara.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya