JAKARTA - Kementerian PUPR menyiapkan Grand Design untuk mendorong masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) memiliki rumah layak huni. PUPR melakukan inovasi penyediaan hunian layak bagi MBR berpendapatan tidak tetap atau informal.
Menurut data Badan Pusat Statistik yang dikategorikan MBR Informal ada 7 kategori, yaitu Berusaha Sendiri, Berusaha Dibantu Buruh Tidak Tetap, Berusaha Dibantu Buruh Tetap, Buruh/Karyawan, Pekerja Bebas di Pertanian, Pekerja Bebas di Nonpertanian, dan Pekerja Keluarga/Tidak Dibayar.
“Pemerintah berkomitmen untuk memberikan hunian yang layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Kami harapkan dapat meningkatkan kualitas hidup para penerima bantuan dengan memiliki rumah yang lebih layak, sehat dan nyaman," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono pada keterangan tertulisnya, Jumat (25/2/2022).
Direktorat Jenderal Perumahan PUPR Iwan Suprijanto mengatakan dalam penyediaan perumahan bagi MBR informal perlu dilakukan pemetaan yang lebih detail. Adanya Grand Design nantinya akan mempermudah perbankan dalam pembiayaan perumahan bagi para MBR informal.
Selanjutnya para MBR informal akan dikelompokkan sesuai profil risiko masing-masing yang terbagi menjadi risiko rendah, sedang dan tinggi. Sehingga nantinya pemberian bantuan Kredit Kepemilikan Rumah bagi MBR informal didapatkan skema yang tepat.
"Jika sektor MBR informal ini dapat dipetakan lebih rinci, pasti akan lebih mudah menjangkau mereka dalam pembiayaan KPR oleh perbankan lanjutnya.