Menurutnya, harus ada penguatan ke pasar agar rantai distribusi kedelai bisa langsung dimanfaatkan oleh perajin tahu tempe. Hal itu supaya kedelai yang sampai ke perajin tahu tempe tidak melewati jalur distribusi yang panjang.
“Ini menjadi bentuk insentif harga yang diperoleh petani. Saat ini ketika kedelai impor harganya tinggi, lebih tinggi dari kedelai lokal, tentu jadi momentum untuk memperbaiki manajemen pangan nasional,” katanya dalam keterangan yang diterima.
(Zuhirna Wulan Dilla)