Seiring dengan naiknya penjualan, beban pokok penjualan juga mengalami kenaikan menjadi Rp36,86 triliun, 24,8% lebih tinggi daripada beban pokok penjualan pada 2020 sebesar Rp29,53 triliun.
Kenaikan signifikan terlihat pada beban bahan baku yang digunakan yang membengkak 29,93% dari Rp24,69 triliun menjadi RpRp32,09 triliun. Kenaikan bahan baku ini memicu penurunan margin laba kotor JPFA yang sepanjang 2021 menjadi 17,87%, sementara pada 2020 margin laba kotor berada di angka 20,09%.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)