Fenomena Penipuan Crazy Rich dan Investasi Bodong! Stop dengan Literasi Keuangan

Antara, Jurnalis
Minggu 20 Maret 2022 20:20 WIB
Literasi penting untuk cegah penipuan investasi. (Foto: Shutterstock)
Share :

Alasan mereka melakukan flexing atau pamer biasanya sebagai strategi marketing karena sedang diendorse oleh satu merek produk sehingga publik pun tertarik meniru jalan kesuksesannya. Siapa yang tidak akan tergiur dengan sosok yang masih muda, punya harta ratusan miliar.

Maka dari itu, publik harus bisa mengidentifikasi saat ada yang pamer harta apakah orang kaya benaran atau sebatas flexing dan kebutuhan konten medsos.

Dia mencontohkan kalau kekayaan seseorang bisa dikalkulasi dan dihitung dari mana sumbernya.

Misalnya ada orang punya harta Rp150 miliar. Maka bisa dilihat usahanya apa? Seberapa besar skala usahanya, pendapatan dari usaha tersebut juga bisa ditaksir per bulan dan per tahun berapa. Lalu tinggal dibandingkan apakah masuk akal atau tidak.

Jadi kalau ada anak muda, usia baru sekitar 20 tahun, kekayaan ratusan miliar, usaha tidak terdeteksi, kalau pun ada saat dikalkulasi tak sebanding pendapatan dengan hartanya, maka ada beberapa kemungkinan.

Pertama, bisa jadi itu adalah warisan dari orang tuanya yang memang sudah kaya.

Jika dia bukan pula anak orang kaya tapi bisa punya harta berlimpah ada kemungkinan yang bersangkutan memang sedang diendorse oleh suatu produk agar terlihat kaya.

Atau bisa jadi ada orang kaya yang menitipkan harta kepadanya karena tak bisa disimpan di bank dengan alasan tertentu.

Sementara, Ketua Satgas Waspada Investasi Otoritas Jasa Keuangan Tongam L. Tobing menyampaikan banyak produk investasi yang ditawarkan kepada masyarakat tidak diiringi dengan edukasi tentang hak dan kewajiban konsumen.

Dia mengatakan kalau masyarakat mudah tergiur dengan penawaran investasi yang menawarkan pengembalian tinggi yang ternyata adalah investasi yang tidak berizin.

Sehingga Binary Option banyak dipromosikan oleh selebgram dan artis sehingga menarik follower secara masif untuk masuk sebagai anggota.

Karena Binary Option tidak terdapat kegiatan perdagangan dan kegiatannya cenderung seperti judi.

Dia mengungkapkan kalau dalam Binary Option, trader diminta untuk memprediksi atau menebak harga suatu instrumen apakah akan mengalami kenaikan atau penurunan dalam jangka waktu tertentu dan umumnya ditawarkan melalui pialang berjangka luar negeri yang tidak memiliki izin di Indonesia.

Akibatnya, fenomena banyaknya penawaran investasi bodong atau ilegal telah memakan korban bahkan diperkirakan transaksi investasi tipu-tipu dan perjudian tersebut telah merugikan masyarakat hingga ratusan triliun rupiah.

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya