Presidensi G20 Indonesia Diharapkan Bahas Antisipasi Dampak Panjang Konflik Rusia-Ukraina

Antara, Jurnalis
Selasa 22 Maret 2022 15:07 WIB
Presidensi G20 Indonesia diharapkan bahas solusi Perang Rusia-Ukraina (Foto: Reuters)
Share :

Tauhid mencontohkan perlu ada negara yang mampu mensubstitusi pasokan komoditas energi dan pangan dari Rusia-Ukraina selama perang masih terjadi.

“Kita tahu Rusia dan Ukraina suplai beberapa komoditas. Negara lain harus membuka diri untuk ekspor (komoditas tersebut) ke pasar dunia,” kata Tauhid.

Di kesempatan terpisah, Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Selasa, menyampaikan perang yang terjadi antara Rusia dan Ukraina telah memperdalam krisis perekonomian global, padahal sebelumnya dunia telah terdampak begitu hebat karena pandemi COVID-19.

“Pada saat dunia mulai bangkit memulihkan perekonomian, bulan lalu, pada Februari 2022 terjadi perang yang telah membuat pusing semua negara,” katanya.

Menurut dia, di awal 2022 sebenarnya perekonomian dunia belum sepenuhnya pulih dari dampak pandemi COVID-19.

Efek rambatan pembatasan mobilitas manusia dan barang akibat COVID-19 telah menyebabkan kelangkaan sumber energi, kelangkaan pangan, dan kontainer yang berpotensi mengerek inflasi.

“Ini (perang) akan memperdalam krisis perekonomian dunia dan meningkatkan ketegangan politik dunia,” kata Jokowi.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya