JAKARTA - Indeks dolar AS menguat terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB). Dolar menguat karena Presiden AS Joe Biden siap untuk mengumumkan bersama sanksi baru terhadap Rusia selama perjalanannya ke Eropa.
Harga-harga komoditas seperti minyak dan gandum telah naik karena ketegangan di Ukraina meningkat, memberikan tekanan tambahan pada inflasi yang sudah tinggi karena hambatan rantai pasokan. Meningkatnya inflasi telah menyebabkan banyak bank sentral, termasuk Federal Reserve
"Aliran modal akan menjadi saya tidak ingin berada di Eropa, lebih dekat ke Ukraina secara harfiah dalam arti geografis, tetapi juga merupakan dampak dari sanksi, ada banyak uang yang berputar keluar dari Eropa. dan kembali ke Amerika Serikat," kata Huw Roberts, kepala analitik di Quant Insight.
"Jika kita mendapatkan sanksi lagi, maka orang-orang mengatakan pukulan balik terhadap Barat akan menimpa Eropa secara tidak proporsional."
Indeks dolar yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya naik 0,097%, dengan euro turun 0,17% menjadi 1,1008 dolar AS.
Harga minyak mentah naik lebih dari 5,0% didukung oleh gangguan pada ekspor minyak mentah Rusia dan Kazakh.